Sidang Ekstradisi Tannos, KPK Hadirkan JAM-Datun Kejagung

5 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Sidang Ekstradisi Tannos, KPK Hadirkan JAM-Datun Kejagung Buron kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-E) Paulus Tannos.(MI/Susanto)

PENGADILAN Singapura kembali menggelar persidangan terkait proses ekstradisi buron kasus korupsi KTP elektronik (KTP-E), Paulus Tannos. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut agenda persidangan dalam waktu dekat akan mendengarkan keterangan saksi dari KPK.

"Persidangan terdekat akan digelar di Singapura pada tanggal 4-5 Februari 2026, dengan agenda mendengarkan keterangan ahli dari KPK," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Selasa (3/2). 

Budi menjelaskan, KPK menghadirkan pejabat dari Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai ahli dalam persidangan tersebut. KPK optimistis dapat memenangkan proses ekstradisi Paulus Tannos.

"Di mana dalam sidang tersebut KPK menghadirkan ahli dari Kejaksaan Agung RI - Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM-Datun), yakni Narendra Jatna," ucap Budi.

Sebelumnya, upaya hukum Paulus Tannos melalui praperadilan telah ditolak pengadilan. Majelis Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan permohonan praperadilan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP Elektronik itu tidak dapat diterima.

Sidang gugatan praperadilan yang dipimpin Hakim Tunggal Halida Rahardhini tersebut bertujuan menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka dan penangkapan Paulus Tannos.

"Dalam pokok perkara menyatakan praperadilan pemohon tidak dapat diterima," kata Halida di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Selasa, 2 Desember 2025.

Halida menilai permohonan praperadilan Paulus Tannos mengandung kekeliruan objek dan diajukan secara prematur. Dengan demikian, penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik yang menjerat Paulus Tannos tetap berlanjut.

"Permohonan Praperadilan a quo adalah error in objecto dan bersifat prematur untuk diajukan," ucap Halida. (Can/P-)

Read Entire Article