Senin, Polda Metro Jaya Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi

1 month ago 34
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Senin, Polda Metro Jaya Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto(Antara)

POLDA Metro Jaya akan menggelar gelar perkara khusus terkait laporan dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 15 Desember 2025. Gelar perkara tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di Mapolda Metro Jaya.

"Diagendakan hari Senin, tanggal 15 Desember 2025 sekira pukul 10.00 akan dilaksanakan gelar perkara khusus atas permintaan tersangka Roy Suryo dan kawan-kawan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dikutip dari Antara, Sabtu (13/12). 

Budi menjelaskan, gelar perkara khusus ini akan melibatkan pihak internal dan eksternal Polri. Dari internal, sejumlah unsur pengawasan akan hadir, antara lain Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, serta Divisi Hukum Polri.

Sementara dari unsur eksternal, gelar perkara tersebut akan dihadiri perwakilan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Ombudsman Republik Indonesia, serta pihak terkait lainnya.

Sebelumnya, Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengajukan permohonan gelar perkara khusus atas laporan dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi.

"Kita mengajukan gelar perkara khusus untuk supaya kasus ini terang-benderang dan diketahui oleh masyarakat dan lainnya," kata Roy Suryo, Kamis (20/11).

Roy Suryo juga menyebutkan bahwa pihaknya mengajukan sejumlah nama untuk dihadirkan sebagai ahli dalam penanganan perkara tersebut. Para ahli yang diajukan meliputi ahli teknologi informasi, ahli linguistik, ahli bahasa, serta ahli hukum pidana.

"Satu ahli IT (teknologi informasi), kemudian ahli linguistik, ahli bahasa, ahli hukum pidana atau orang-orang yang mengerti undang-undang," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Roy Suryo dan kawan-kawan, Ahmad Khozinudin, menyatakan pihaknya akan mengajukan 11 saksi yang meringankan pada tahap penyidikan, selain kembali menghadirkannya dalam proses persidangan mendatang. (Ant/P-4)

Read Entire Article