Respons Istana Soal Wakil Ketua PN  Depok Terjaring OTT KPK

19 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Respons Istana Soal Wakil Ketua PN  Depok Terjaring OTT KPK PN Kota Depok(Kisar Rajagukguk/MI)

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan gaji hakim tidak serta-merta menghapus seluruh praktik korupsi di lingkungan peradilan, menyusul operasi tangkap tangan atau OTT KPK terhadap wakil ketua PN Depok.

Menurut Prasetyo, peningkatan kesejahteraan hakim merupakan salah satu ikhtiar negara untuk memperbaiki sistem peradilan, namun tidak bisa dipandang sebagai solusi tunggal.

"Tidak kemudian secara otomatis sebuah upaya itu akan mampu menghilangkan secara menyeluruh praktik-praktik yang tidak baik di peradilan kita," ujarnya kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2). 

Ia menjelaskan, peningkatan kesejahteraan diharapkan dapat mengurangi potensi penyimpangan di lingkungan peradilan. 

"Sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hakim, kita berharap dengan diberikan kesejahteraan, tidak akan tergoda untuk melakukan hal-hal yang kurang baik," kata Prasetyo.

Meski demikian, ia mengakui masih terjadinya pelanggaran oleh oknum tertentu menjadi keprihatinan bersama. "Bahwa masih ada yang terjadi, tentu kita prihatin. Tapi terus-menerus kita imbau kepada institusi untuk memperbaiki diri," ujarnya.

Prasetyo menekankan bahwa persoalan korupsi di peradilan tidak hanya soal individu, tetapi juga menyangkut pembenahan budaya. "Kalau bicaranya korupsi, bagaimana caranya untuk memperbaiki budaya korupsi, kongkalikong seperti itu," katanya.

Terkait dampak OTT KPK di PN Depok terhadap rencana kenaikan gaji hakim ad hoc, Prasetyo memastikan kebijakan tersebut tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa kasus tersebut bersifat individual. 

"Ini kan oknum. Satu, dua orang. Jadi bukan kemudian institusinya atau kebijakannya yang kemudian dihapus," ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan kenaikan gaji justru merupakan bagian dari upaya pencegahan. "Karena itu sebagian dari upaya kok sebetulnya. Kita berharap mengurangi budaya-budaya yang tidak baik," kata Prasetyo.

Prasetyo juga mengonfirmasi bahwa Peraturan Presiden (Perpres) terkait kenaikan gaji hakim telah ditandatangani. "Sudah, alhamdulillah sudah. Tinggal kita berlakukan," ujarnya.

Soal besaran kenaikan, ia menyebut angkanya tidak identik dengan rencana awal, namun relatif mendekati. "Secara persis sih enggak, tapi tidak jauh berbeda," pungkas Prasetyo. (H-4)

Read Entire Article