Polisi Periksa Badan Hukum Demokrat soal Konten Hoaks pada Kasus Ijazah Jokowi

2 weeks ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) Demokrat Muhajir usai diperiksa Polda Metro Jaya terkait penyebaran hoaks yang menyeret nama SBY dalam kasus tudingan Ijazah palsu Jokowi, Selasa (20/1/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Polda Metro Jaya telah memeriksa Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat, Muhajir dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong Pemeriksaan dilakukan pada Selasa (20/1).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia mengatakan, pemeriksaan difokuskan pada keterangan pelapor sebelum penyidik melangkah ke tahap berikutnya.

“Benar hari ini Selasa, 20 Januari 2026, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. Selanjutnya, penyidik akan memanggil saksi-saksi lainnya. Jadwal pemeriksaan masih akan dikomunikasikan lebih lanjut,” kata Budi.

Muhajir dalam perkara ini didampingi kuasa hukumnya, HM Rusdi. Ia menjelaskan, pemeriksaan berlangsung cukup lama dan dimulai sejak pagi hingga sore hari.

“Kami hadir mendampingi Kepala Badan Bidang Hukum, Badan Hukum Pengamanan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang beberapa minggu yang lalu telah melaporkan dan hari ini telah diambil keterangan dari pukul lebih kurang 10.30 sampai pukul 17.35,” ujar Rusdi.

Rusdi menyebut, pemeriksaan dilakukan dalam kapasitas pelapor terkait dugaan hoaks yang disebarkan melalui sejumlah akun media sosial.

“Adapun agenda hari ini adalah diambil keterangan sebagai pelapor atas adanya dugaan hoaks atau berita bohong yang disampaikan beberapa akun YouTube ataupun akun TikTok” jelasnya.

Ia menambahkan, selama pemeriksaan pelapor menjelaskan secara rinci alasan pelaporan terhadap akun-akun tersebut.

“Satu akun TikTok, tiga akun YouTube, kita klarifikasi,” katanya.

Setelah pemeriksaan rampung, pihak pelapor juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik.

“Sementara bukti-bukti yang normatif kami serahkan, adanya posting-posting-an tangkapan layar, adanya video, adanya surat-surat, transkrip, itu yang kami serahkan kepada penyidik,” ujar HM Rusdi.

Terkait materi pemeriksaan, Rusdi menyebut penyidik mengajukan puluhan pertanyaan yang berkaitan dengan dugaan berita bohong tersebut.

“Pertanyaan tadi ada 28 pertanyaan,” ucapnya.

Menurutnya, pemeriksaan hari ini berkaitan dengan dugaan kuat penyebaran berita bohong yang menyudutkan Partai Demokrat.

“Kasusnya tentu sama-sama kita ketahui, adanya berita bohong, adanya dugaan kuat berita bohong yang ditujukan kepada Partai Demokrat khususnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan isi dugaan hoaks yang disebarkan oleh akun-akun tersebut.

“Ya, misalkan tepatnya menyatakan bahwasanya adanya Partai Demokrat termasuk sosok seorang founding father kami, Pak SBY, ada di balik permasalahan yang selama ini sangat-sangat kita ketahui sangat gencar yaitu tentang ijazah palsu,” kata Rusdi.