Penularan Virus Nipah , Penelitian Ungkap Kelelawar Indonesia Positif Terkontaminasi 

8 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Penularan Virus Nipah , Penelitian Ungkap Kelelawar Indonesia Positif Terkontaminasi  Ilustrasi.(freepik)

DIREKTUR  Pascasarjana Universitas YARSI, Prof. Tjandra Yoga Aditama, mengatakan bahwa kasus penularan virus Nipah yang terjadi di India, bermula dari kelelawar buah, genus Pteropus. Penularan virus Nipah dari kelelawar ini kemudian menular ke manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui makanan terkontaminasi. 

“Walaupun memang tidak ada kasus pada manusia di negara kita, tetapi baik kita ketahui tentang tiga publikasi ilmiah virus nipah pada kelelawar di beberapa provinsi kita, berdasarkan penelitian ahli-ahli kita,” ungkapnya, Jumat (6/2). 
 
Ia menjelaskan bahwa penularan virus Nipah di kelelawar Indonesia diketahui melalui penelitian. Pertama, penelitian dari Indrawati Sendow, Atik Ratnawati, Trevor Taylor yang dipublikasikan di  jurnal ilmiah internasional Plos bulan Juli 2013. Judul artikel hasil penelitiannya yakni Nipah Virus in the Fruit Bat Pteropus vampyrus in Sumatera, Indonesia. 

Hasil penelitian ini menunjukkan laporan bukti molekuler pertama penularan virus Nipah memang beredar di populasi kelelawar buah Pteropus vampyrus di Sumatra. 

“Virus ini tidak dapat dibedakan dari virus yang terdeteksi pada kelelawar Pteropus  vampyrus di Semenanjung Malaysia. Analisis penelitian  menunjukkan bahwa sekuens nukleotida Indonesia dan Malaysia lebih selaras satu sama lain daripada dengan sekuens Bangladesh atau India,” ujar Prof. Tjandra. 

Kedua, penelitian lainnya dari Dimas Bagus Wicaksono Putro, Arief Mulyono dkk. Mereka meneliti 64 kelelawar buah dari pasar hewan di Yogyakarta (37 kelelawar) dan di Magelang (27 kelelawar).  Dari 64 kelelawar ini sesudah dilakukan penelitian, didapatkan 2 kelelawar di Magelang yang positif tertular virus Nipah. Penelitian ini dipublikasi pada jurnal ilmiah Emerging Infectious Diseases pada April 2025 dengan judul Nipah Virus Detection in Pteropus hypomelanus Bats, Central Java, Indonesia.

Analisis filogenetik selanjutnya menemukan bahwa kelelawar yang positif dalam penularan virus Nipah merupakan genotip Malaysia, yang juga berkerabat dengan virus nipah dari kelelawar Pteropus di Kamboja,  dan juga kelelawar Pteropus hypomelanus di Thailand.  Penelitian ini menyatakan bahwa temuan ilmiah mereka menunjukkan adanya hubungan genetika yang kuat pada virus Nipah di Asia Tenggara dan mengindikasikan kemungkinan adanya transmisi regional. 

Ketiga, penelitian dari Indrawati Sendow, Hume Field dll yang meneliti serologi dan menyimpulkan bahwa penularan virus Nipah telah terjadi pada kalong kelelawar Pteropus vampyrus di Indonesia, namun pada babi belum terjadi. Judul artikel penelitiannya ialah Seroepidemiologi Nipah Virus Pada Kalong Dan Ternak Babi Di Beberapa Wilayah Di Indonesia yang dipublikasi pada “Indonesian Journal of Biology”. 

“Para peneliti ini menegaskan bahwa dengan ditemukannya reaktor Nipah pada kelelawar Pteropus vampyrus tetapi tidak pada babi di Indonesia, tidak berarti bahwa ternak babi aman dari infeksi Nipah,” ujarnya. 

“Semua hasil penelitian di atas kembali menegaskan pentingnya pendekatan Satu Kesehatan atau “One Health”, yaitu mengkoordinasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan dan kesehatan lingkungan di negara kita,” pungkas Prof. Tjandra terkait penularan virus Nipah pada kelelawar di Indonesia. (H-4)

Read Entire Article