Pelatih Hector Souto Tolak Label 'Si Pengukir Sejarah'

7 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Pelatih Hector Souto Tolak Label 'Si Pengukir Sejarah' Skor 3-3 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.(Antara)

KEBERHASILAN Timnas futsal Indonesia menembus final Piala AFC Futsal 2026 langsung menempatkan pelatih Hector Souto dalam sorotan. Namun, di tengah euforia sejarah yang tercipta, pelatih asal Spanyol itu justru menolak diposisikan sebagai sosok paling berjasa.

Indonesia memastikan tiket ke partai puncak Piala Asia Futsal usai menyingkirkan Jepang 5-3 lewat babak tambahan waktu dalam laga semifinal yang berlangsung ketat di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2). Hasil tersebut sekaligus menandai pencapaian bersejarah karena untuk pertama kalinya skuad Merah Putih melaju ke final ajang futsal tertinggi di Asia.

Meski publik dan media banyak mengaitkan capaian itu dengan racikan taktik sang pelatih, Souto menegaskan sejarah tersebut bukan miliknya secara personal. Ia menolak label “pembuat sejarah” dan memilih mengembalikan kredit sepenuhnya kepada tim.

"Saya tidak menciptakan sejarah. Saya bukan pembuat sejarah. Tim sayalah pembuat sejarahnya. Ini bukan soal satu orang. Ini soal semua orang," tegas Souto kepada pewarta.

Laga kontra Jepang sendiri menjadi ujian berat, baik dari sisi strategi maupun mental. Indonesia sempat memimpin, namun kehilangan kendali permainan pada awal babak kedua setelah lawan memperkecil ketertinggalan. Skor 3-3 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada fase krusial itu, ketenangan menjadi pembeda. Reza Gunawan mencetak gol penting sebelum Dewa Rizki mengunci kemenangan melalui situasi gawang kosong. Souto menilai respons para pemain terhadap tekanan menjadi kunci, termasuk dalam menyikapi momen penalti untuk Jepang yang sempat memicu kontroversi.

Alih-alih memperdebatkan keputusan wasit, Souto memilih menyoroti bagaimana timnya tetap fokus dan tidak kehilangan arah permainan. Baginya, sikap itulah yang menunjukkan kekuatan kolektif skuad Garuda.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Iran di final, setelah tim tersebut mengalahkan Irak 4-2 di semifinal lainnya. Souto melihat performa anak asuhnya di babak tambahan sebagai sinyal positif, terutama dalam hal penguasaan tempo saat tekanan mencapai puncaknya.

"Kami bisa mengendalikan permainan. Itu mengejutkan bagi saya karena terlihat seperti mereka lebih kuat dari kami, tetapi para pemain kami mencoba menangani bola, kami menjaga penguasaan," tutup Souto. (Ndf/I-1)

Read Entire Article