PBHI: Pemulangan Riza Chalid Terganjal Relasi Bilateral

2 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Pemulangan Riza Chalid Terganjal Relasi Bilateral Riza Chalid.(Antara)

KETUA Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Julius Ibrani mengatakan lamanya proses pemulangan buronan kasus megakorupsi minyak, Riza Chalid, tidak semata-mata soal teknis hukum, melainkan juga ditentukan oleh relasi bilateral dan kerjasama penegakan hukum antarnegara.

“Semua tergantung dia tertangkap di mana. Ketika Red Notice sudah dikirim, negara-negara yang menerima pasti akan membantu penangkapan. Tapi apakah setelah itu langsung diserahkan ke Indonesia atau tidak, sangat bergantung pada hubungan bilateral dan kerja sama penegakan hukum,” ujar Julius dalam keterangannya pada Rabu (4/2).

Menurut Julius, negara-negara yang memiliki hubungan baik dengan Indonesia, terutama di kawasan ASEAN, relatif tidak mengalami kendala berarti. Bahkan, dalam beberapa kasus, penangkapan dapat dilakukan tanpa harus menunggu mekanisme Red Notice.

“Kalau di negara-negara yang hubungannya baik, biasanya tidak ada masalah. Tapi kalau hubungannya kurang baik, prosesnya bisa lambat dan berbelit,” katanya.

Ia menekankan bahwa meski Red Notice Interpol berlaku di 196 negara, tidak semuanya memiliki perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) atau kerja sama bilateral dengan Indonesia.

“Red Notice itu berlaku di 196 negara, tapi tidak semuanya punya Mutual Legal Assistance atau perjanjian bilateral. Ada negara yang gampang, ada yang sulit,” jelas Julius.

Dalam konteks itu, Julius menduga Riza Chalid sengaja memilih bersembunyi di negara yang hubungan hukumnya tidak terlalu dekat dengan Indonesia agar tidak mudah ditangkap dan dipulangkan.

Lebih jauh, Julius menegaskan bahwa fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan kasus megakorupsi minyak kini sudah semakin terang dan mengarah pada satu nama besar.

“Dugaan oplosan, dugaan pembangunan kilang yang tidak perlu, semuanya bermuara pada satu nama, yaitu Riza Chalid. Ini PR besar bagi Kejaksaan Agung untuk memastikan yang bersangkutan bisa menjawab semua itu di ruang sidang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Kejaksaan Agung tidak hanya bergantung pada mekanisme Red Notice. Menurutnya, terdapat jalur kerja sama langsung antar-kejaksaan di berbagai negara yang bisa dimanfaatkan secara lebih agresif.

“Kejaksaan Agung punya kerja sama dengan kantor-kantor jaksa di banyak negara, bukan hanya di ASEAN. Dukungan jaksa-jaksa asing ini bisa dimanfaatkan untuk mencari, bahkan melakukan upaya paksa sebagai perpanjangan tangan Kejaksaan Agung RI,” ujarnya.

Julius menilai, perkara Riza Chalid bukan sekadar persoalan penegakan hukum, melainkan menyangkut masa depan Pertamina dan tata kelola sektor minyak nasional.

“Ini bukan hanya soal satu orang, tapi soal nasib Pertamina dan tata kelola minyak negara ke depan,” katanya.

Menanggapi kritik publik soal lambatnya penetapan tersangka terhadap Riza Chalid, Julius berpendapat langkah kejaksaan merupakan strategi hukum yang bersifat hati-hati.

“Jaksa ingin membuka dulu di persidangan soal oplosan, perhitungan kerugian negara, dan bantahan-bantahan yang selama ini berkembang. Setelah semuanya terang-benderang, barulah mereka mengejar nama besar itu,” jelasnya.

Namun, ia menekankan bahwa setelah perhitungan kerugian negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terungkap, kejaksaan sejatinya telah memiliki dasar kuat untuk melangkah lebih jauh, terutama dalam menelusuri aliran dana dan membekukan aset.

“Pembekuan aset, pemblokiran rekening, itu kunci. Kalau aset dikunci, ruang geraknya habis,” tegasnya. (Dev/I-1) 

Read Entire Article