Neanderthal Ternyata Gemar Koleksi Tengkorak Hewan Bertanduk

1 week ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Neanderthal Ternyata Gemar Koleksi Tengkorak Hewan Bertanduk Manusia Neanderthal dengan hati-hati menempatkan tengkorak bison stepa (a – f), aurochs (g), badak (h, i) dan rusa merah (j, k) di dalam sebuah gua di wilayah yang sekarang menjadi Spanyol(Baquedano et al. Nature Human Behaviour (2023) CC-BY-4.0)

SELAMA ini, kerabat manusia yang telah punah, Neanderthal, sering dianggap sebagai makhluk yang hanya fokus pada kelangsungan hidup. Namun, sebuah studi terbaru di Gua Des-Cubierta, Spanyol, mengungkap sisi lain yang lebih religius atau kultural. Peneliti menemukan lebih dari 43.000 tahun lalu, Neanderthal dengan sengaja mengumpulkan dan menata puluhan tengkorak hewan bertanduk di dalam gua.

Gua yang terletak di wilayah tengah Iberia ini pertama kali ditemukan pada 2009. Tahun lalu, para peneliti mengumumkan temuan luar biasa berupa 35 tengkorak mamalia besar, termasuk bison stepa dan aurochs (sapi liar purba). Uniknya, sebagian besar tulang rahang hewan-hewan tersebut hilang, namun tanduk-tanduknya tetap utuh. Di lokasi yang sama, ditemukan pula 1.400 alat batu khas gaya Mousterian yang menjadi ciri khas Neanderthal.

Bukan Hasil Proses Alam

Awalnya, tumpukan material di dalam gua terlihat berantakan akibat reruntuhan batu selama ribuan tahun. Namun, tim peneliti yang dipimpin oleh Lucía Villaescusa Fernández dari University of Alcalá, Spanyol, melakukan pemetaan mendalam untuk membedakan mana material yang terbentuk oleh alam dan mana yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

"Apa yang awalnya tampak seperti akumulasi material yang tidak teratur, ternyata menyimpan catatan jelas tentang proses geologi dan aktivitas manusia," ujar Villaescusa Fernández.

Hasil studi yang diterbitkan di jurnal Archaeological and Anthropological Sciences ini mengonfirmasi Neanderthal menempatkan tengkorak-tengkorak tersebut secara berulang di area spesifik gua selama periode yang sangat lama, yakni antara 135.000 dan 43.000 tahun yang lalu.

Tradisi Lintas Generasi

Penempatan tengkorak secara berulang di lokasi yang tidak digunakan sebagai tempat tinggal ini menunjukkan bahwa perilaku tersebut kemungkinan besar adalah tradisi yang diwariskan lintas generasi. Menariknya, aktivitas ini tidak berkaitan dengan kebutuhan ekonomi atau pemenuhan pangan.

"Hal ini menonjolkan kapasitas mereka untuk praktik budaya yang tidak terkait langsung dengan kelangsungan hidup. Ini memiliki implikasi penting bagi cara kita memahami masyarakat Neanderthal, terutama dalam hal transmisi budaya dan tradisi bersama," tambah Villaescusa Fernández.

Simbolisme yang Berbeda dari Manusia Modern

Ludovic Slimak, arkeolog dari University of Toulouse yang tidak terlibat dalam studi ini, memuji pendekatan tim yang dianggap sangat objektif. Menurutnya, temuan ini memperkuat bukti adanya dunia simbolis dalam kehidupan Neanderthal.

"Daripada bertanya apakah Neanderthal 'memiliki simbolisme seperti kita', kita seharusnya bertanya perilaku bermakna seperti apa yang mereka kembangkan dengan cara mereka sendiri," kata Slimak.

Situs ini memberikan petunjuk kuat bahwa dunia makna Neanderthal memang ada, namun strukturnya mungkin sangat berbeda dari apa yang dipahami oleh Homo sapiens. (Live Science/Z-2)

Read Entire Article