‎Museum Macan Hadirkan Uma, Ruang Interaktif Anak untuk Belajar Budaya dan Alam

1 month ago 27
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
‎Museum Macan Hadirkan Uma, Ruang Interaktif Anak untuk Belajar Budaya dan Alam Uma, Ruang Interaktif Anak untuk Belajar Budaya dan Alam Museum Macan.(Dok. Museum Macan)

MUSEUM Macan mempersembahkan Uma, karya terbaru untuk Ruang Seni Anak, yang dikembangkan oleh Ibu Arsitek, sebuah kolektif arsitek perempuan Indonesia. Mulai 29 November 2025, Uma menyuguhkan pengalaman yang hangat dan menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga, mengajak mereka menjelajahi kembali bentang alam, tradisi budaya, serta kearifan leluhur Nusantara.

‎Selama berabad-abad, masyarakat di seluruh Nusantara hidup dengan pemahaman bahwa manusia dan alam terhubung secara mendalam. Keyakinan ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari arsitektur tradisional, ritual, budaya pangan, hingga cerita yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Namun, dalam ritme kehidupan modern yang serba cepat, kearifan ini perlahan terasa menjauh.

Uma hadir mengajak keluarga untuk meluangkan waktu sejenak dan meresapi kembali hubungan mendasar antara manusia dan alam. Kata uma berarti “rumah” dan “ibu” dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia. Terinspirasi dari makna tersebut, instalasi ini menghadirkan sebuah ruang bagi pengunjung untuk merenungkan kembali arti hidup selaras dengan lingkungan di sekitar kita.

‎"Manusia dan alam tidak terpisahkan. Namun, kehidupan modern telah mengubah hubungan ini dan kita semakin berjarak dengan alam. Proyek ini adalah panggilan untuk terhubung kembali. Saya berharap Uma bisa hadir sebagai jembatan antara manusia dan alam, perkotaan dan pedesaan, leluhur dan penerus, serta tradisi dan kebaruan. Kita semua bisa hidup berdampingan," kata Kurator Edukasi dan Program Publik, Museum Macan, Nin Djani, dalam keterangan pers, Minggi (14/12).

‎Di dalam ruang Uma anak-anak dapat menjelajahi keberagaman bentang alam Indonesia serta kekayaan hayatinya melalui kartu ilustrasi dan wayang kertas yang interaktif. Mereka juga dapat merancang dan membangun model rumah tradisional menggunakan potongan modul. Seiring semakin banyak rumah ditempatkan pada undakan-undakan di dalam galeri, ruang ini perlahan berubah menjadi dunia mini bersama yang dibangun oleh banyak tangan kecil.

‎Sebagai ruang interaktif, Uma dirancang untuk mengajak pengunjung merasakan banyak hal melalui berbagai indra, tidak hanya mata. Untuk menghadirkan pengalaman multisensori ini, Ibu Arsitek bekerja bersama enam kolaborator. Begitu memasuki ruang, pengunjung diajak melepas alas kaki dan berjalan tanpa sepatu untuk merasakan sentuhan bumi.

‎Mereka akan menapaki lantai kaca biru dari Himalaya Abadi, yang tampak seperti riak laut, mengingatkan kita pada luasnya lautan Nusantara. Undakan-undakan di ruang ini dilapisi tanah liat dan karpet ‎dari FIO, yang melalui koleksi broadloom dan handtufted-nya menghadirkan berbagai tekstur yang menggambarkan permukaan bumi.

‎Wall Panel Mirror Series yang membentuk area reflektif dipasang pada langit-langit di salah satu sudut ruang, menciptakan permainan cahaya dan bayangan layaknya pantulan alam di langit. Di salah satu undakan atas, diffuser menyemburkan kabut lembut beraroma tanah. Sementara itu, audio hasil kolaborasi dengan hara menghadirkan musik tradisional Indonesia yang berpadu dengan suara-suara alam.

Lewat aktivitas ini, anak-anak belajar bahwa masyarakat tradisional membangun rumah mereka dengan memperhatikan alam, cuaca, tanah, dan kebutuhan semua makhluk yang tinggal bersama. Uma mengingatkan kita bagaimana leluhur merawat bumi dengan penuh perhatian, serta mengajak anak-anak membayangkan bagaimana mereka bisa ikut menjaganya di masa depan.

‎“Arsitektur sejatinya bertumpu pada koneksi. Keilmuan ini lahir dari kesadaran dan pemahaman akan konteks geografis, iklim, dan budaya masyarakat. Artinya, arsitektur senantiasa adalah proses untuk mencapai keselarasan dan keberlanjutan melalui kolaborasi—yang juga merupakan esensi dari praktik kami sebagai kolektif Ibu Arsitek.” ujar para Ibu Arsitek.

Uma hadir melalui komitmen dan karya delapan arsitek perempuan berbakat yakni Osrithalita Gabriela, Anissa Santoso, Fauzia Evanindya, Arsheila Kinan, Gita Mustika Sumitra, Dania Siska Octaviani, Kanza Rizqi Fachriza, dan Anggita Paramita. Uma menjadi ajakan untuk kembali ke rumah—kepada tanah, kisah, dan pengetahuan yang menghubungkan kita semua. Instalasi ini mengundang keluarga untuk menikmati keindahan ‎serta keberagaman Nusantara, sekaligus mendorong refleksi tentang bagaimana kita dapat ‎membangun masa depan yang lebih peduli dan berkelanjutan.

‎Uma dapat dikunjungi di Ruang Seni Anak Museum Macan mulai 29 November 2025 hingga 12 April 2026. (H-3)
 

Read Entire Article