Moody's Turunkan Outlook, Purbaya: Tidak Ada Alasan Takut soal Utang

5 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Tidak Ada Alasan Takut soal Utang Lanskap Kota Jakarta dengan gedung pencakar langit dan permukiman penduduk, beberapa waktu lalu.(MI/Usman Iskandar)

MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2. Menanggapi keputusan tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada alasan untuk khawatir, khususnya terkait kemampuan pembayaran utang negara. 

Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Kemampuan dan komitmen pemerintah dalam memenuhi kewajiban utang tetap terjaga.

Penilaian Moody's berfokus pada dua aspek utama, yakni kemampuan membayar utang (ability to pay) dan kemauan membayar utang (willingness to pay). Kemampuan membayar utang dinilai dari pertumbuhan ekonomi, penerimaan negara, defisit, dan rasio utang. 

Sementara itu, kemauan membayar utang dilihat dari kebijakan pemerintah serta disiplin fiskal yang dijalankan. Oleh karena itu, Purbaya menilai hal tersebut tidak menjadi persoalan besar.

Berdasarkan laporan Juli 2025, utang pemerintah yang jatuh tempo pada 2026 diproyeksikan mencapai Rp833,96 triliun, meningkat dari sekitar Rp800 triliun pada 2025. Meski demikian, Purbaya menegaskan pemerintah tidak menghadapi kendala dalam memenuhi kewajiban tersebut.

"Enggak ada alasan ketakutan kita enggak bisa bayar atau kita enggak mau bayar utang," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/2).

Menkeu mengeklaim kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan dan berbalik arah lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Ke depan, ia optimistis Moody's akan melihat perkembangan ekonomi Indonesia secara lebih objektif. Ini seiring kondisi ekonomi national yang akan terus membaik.

"Ya, biar saja seperti itu (penilaian Moody's). Yang penting ekonomi kita sudah berbalik arah, lebih cepat daripada sebelumnya," sesumbarnya.

"Ke depan akan membaik juga, lebih bagus lagi saya pikir, pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat. Nanti saya pikir pelan-pelan Moody's akan melihat apa yang terjadi di sini dengan lebih fair," sambungnya.

Meski terdapat sejumlah program yang masih diragukan oleh penilaian Moody's, Menkeu meyakini perekonomian Indonesia tetap akan tumbuh lebih baik. Menurut menkeu, kekhawatiran berlebihan hanya muncul bagi pihak-pihak yang bersikap terlalu takut.

Sorotan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu bagian dari penilaian Moody's mengenai konsistensi kebijakan dalam setahun terakhir

Purbaya melanjutkan, selama fondasi ekonomi Indonesia terus membaik, arah perbaikan tersebut akan terlihat jelas. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,11% sepanjang 2025, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang hanya 5,03%. Dari sisi fiskal, defisit juga masih terkendali dan relatif lebih baik.

"Walaupun ada program yang mereka ragukan, ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Pelan-pelan nanti keraguannya akan hilang lagi," katanya.

"Jadi, tidak perlu khawatir. Kalau orang yang penakut ya akan takut," tegasnya.

Ia menilai kondisi ekonomi Indonesia dibandingkan banyak negara lain masih relatif lebih baik, sehingga alasan penurunan outlook dinilai tidak terlalu kuat.

Bahkan, Menkeu menilai ke depan terdapat peluang peningkatan peringkat kredit, kemungkinan setelah akhir tahun, apabila pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6% atau lebih. "Jadi, saya akan fokus memperbaiki fundamental ekonomi saja," tegas bendahara negara. 

Ia juga memastikan pemerintah akan menjaga agar perekonomian bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Program MBG diharapkan akan berjalan tepat sasaran, efektif, dan efisien. 

Menkeu juga menekankan pentingnya mencegah pemborosan anggaran yang tidak terkontrol, termasuk dalam belanja kementerian dan lembaga, sebagaimana menjadi perhatian DPR.

"Ya, pasti kita akan memastikan ekonomi berjalan lebih cepat dari sebelumnya. Program MBG kita pastikan berjalan tempat sasaran, efektif dan efisien. Jangan sampai ada pemborosan yang tidak terkontrol di sana. Itu mungkin mudah juga khawatir di situ," pungkasnya. (I-2)

Read Entire Article