KY Usut Dugaan Pelanggaran Etik Ketua dan Wakil Ketua PN Depok

11 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Jumpa pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap hakim di Depok. Foto: Jonathan Devin/kumparan

Komisi Yudisial (KY) mengaku akan mengusut dugaan pelanggaran etik terhadap aparatur Pengadilan Negeri Depok yang diduga menerima suap terkait proses sengketa lahan yang diusut KPK.

Ada tiga orang aparatur PN Depok yang telah dijerat sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni:

  • I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua Pengadilan Negeri Depok;

  • Bambang Setyawan selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok; dan

  • Yohansyah Maruanaya selaku juru sita di PN Depok.

"Kami tentu akan melakukan klarifikasi atau pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran etiknya," kata Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2).

Saat ini, Wayan dkk. telah ditahan KPK. Abhan mengatakan proses pemeriksaan dugaan pelanggaran etik akan dilakukan KY dengan berkoordinasi bersama KPK.

"Mudah-mudahan secepatnya kami nanti bisa lebih berkoordinasi dengan KPK dalam rangka melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik itu," ucapnya.

Barang bukti uang Rp 850 juta yang disita KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) hakim di Depok. Foto: Jonathan Devin/kumparan

Abhan menilai peristiwa tertangkap tangannya Wayan dan Bambang sangat mencederai kehormatan dan keluhuran hakim. Apalagi, KY dan MA tengah mewujudkan peradilan yang bersih, berintegritas, dan transparan.

"Tentu visi kami sama dengan MA terhadap persoalan judicial corruption, yaitu zero tolerance," tegasnya.

Kasus ini diungkap KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (5/2). Selain Wayan dkk., ada dua orang lainnya yang telah dijerat sebagai tersangka, yakni:

  • Trisnadi Yulrisman selaku Direktur Utama PT Karabha Digdaya (KD); dan

  • Berliana Tri Kusuma selaku Head Corporate Legal PT KD.

Pihak PT KD diduga menyuap Wayan dkk. agar lahan sengketa yang telah dimenangkan mereka dapat segera dieksekusi.

Sedianya, Wayan dan Bambang meminta uang Rp1 miliar. Permintaan itu disampaikan melalui Yohansyah selaku penghubung dengan PT KD.

Namun, PT KD tidak menyanggupinya sehingga tarif akhirnya disepakati sebesar Rp850 juta. Saat penyerahan uang dilakukan, KPK langsung menggelar OTT.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 605 huruf a dan/atau Pasal 606 angka (1) KUHP. Usai dijerat sebagai tersangka, mereka langsung ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK.

Read Entire Article