KPK Jerat Wali Kota Madiun Tersangka Pemerasan-Gratifikasi Total Rp 2,2 M

2 weeks ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
KPK menggelar konferensi pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pati dan Walikota Madiun di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

KPK menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi, sebagai tersangka dugaan korupsi. Dia diduga melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dengan total nilai Rp 2,25 miliar.

Maidi dijerat tersangka bersama 2 orang lainnya, yakni:

"Menetapkan 3 orang sebagai tersangka," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers, Selasa (20/1).

Dalam perkara pemerasan, Asep menjelaskan, Maidi diduga memberikan arahan pengumpulan uang dari Yayasan STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun.

Arahan itu disampaikan Maidi terhadap dua anak buahnya, yakni:

Asep menyebut, Maidi melalui anak buahnya meminta uang sebesar Rp 350 juta kepada yayasan tersebut. Permintaan uang disamarkan seolah keperluan dana CSR.

"Arahan tersebut ditujukan kepada pengurus Yayasan STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun, untuk menyerahkan uang sebesar Rp350 juta terkait pemberian izin akses jalan dalam bentuk uang 'sewa' selama 14 tahun, dengan dalih keperluan dana CSR Kota Madiun," ujar Asep.

Penyidik KPK menunjukkan barang bukti dari operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pati saat konpers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Uang tersebut kemudian diserahkan pihak yayasan kepada Rochim Ruhdiyanto melalui transfer ke rekening atas nama CV Sekar Arum.

KPK kemudian melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan mengamankan Maidi dkk. Dari hasil pengembangan, didapat dugaan pemerasan lainnya.

Asep bilang, Maidi dkk diduga meminta fee dalam penerbitan izin di lingkungan Pemkot Madiun kepada pengusaha hotel, minimarket, hingga waralaba.

Salah satu permintaanya, lanjut Asep, Maidi diduga meminta Rp 600 juta kepada salah satu pihak developer yang berinisial PT HB. Uang ditransfer melalui orang kepercayaan Maidi.

Tak berhenti di sana, Maidi diduga juga menerima gratifikasi. Salah satunya adalah penerimaan fee terkait pemeliharaan jalan dengan nilai proyek sebesar Rp 5,1 miliar.

Wali Kota Madiun Maidi dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Maidi melalui Thariq meminta fee sebesar 6 persen dari total nilai proyek kepada pihak kontraktor.

"Namun, pihak kontraktor hanya menyanggupi fee sebesar 4% atau sekitar Rp200 juta. Bahwa kemudian, terjadi kesepakatan atas kesanggupan pemberian fee, yang dilaporkan oleh TM (Thariq) kepada MD (Maidi)," papar Asep.

Selain itu, Asep menyebut, Maidi diduga menerima sejumlah gratifikasi lain sejak 2019 silam.

"KPK turut menemukan dugaan penerimaan lainnya (gratifikasi) oleh MD dalam periode 2019-2022 dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp1,1 miliar," ungkapnya.

Wali Kota Madiun Maidi berjalan menuju ruang pemeriksaan seti...
Read Entire Article