Kiprah Baznas Menanggulangi Bencana Alam

1 week ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kiprah Baznas Menanggulangi Bencana Alam Baznas Tanggap Bencana (BTB) membantu menanggulangi bencana Kalimantan Selatan.(Dok.Baznas)

PROVINSI Kalimantan Selatan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Karakteristik geografis wilayah yang memiliki daerah aliran sungai (DAS), dataran rendah dan cekungan, serta kawasan hutan dan lahan gambut menjadikan provinsi ini rawan bencana, terutama bencana hidrometeorologi saat musim penghujan maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau. 

Bencana berulang setiap tahun ini menjadikan penanggulangan bencana sebagai isu strategis yang harus ditangani secara kolaboratif dan berkelanjutan. Secara nasional, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa sepanjang 2025 Indonesia telah mengalami sebanyak 2.997 kejadian bencana alam. 

Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia berada pada zona risiko tinggi terhadap bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun akibat degradasi lingkungan. Dari total kejadian tersebut, bencana banjir menempati urutan tertinggi dengan 1.503 kejadian, disusul cuaca ekstrem dengan 644 kejadian.

Di Kalimantan Selatan setiap tahunnya mencatat lebih dari 100 peristiwa bencana alam. Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan mencatat bahwa sepanjang 2024 telah terjadi 138 kali bencana alam, yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi. Meliputi 45 kejadian banjir, 20 kejadian tanah longsor, 64 kejadian angin puting beliung, serta 10 kejadian gempa bumi berskala rendah. Peristiwa gempa ini juga mengindikasikan provinsi ini tidak sepenuhnya bebas dari potensi bencana geologi.

Pada 2025, jumlah kejadian bencana di Kalimantan Selatan bahkan meningkat menjadi 148 peristiwa. Bencana yang terjadi tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. 

Kerugian langsung akibat bencana berulang ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 miliar, belum termasuk kerugian ekonomi tidak langsung yang nilainya dapat mencapai triliunan rupiah. Dampak tersebut turut mempengaruhi alokasi anggaran pemerintah daerah (APBD) maupun pusat (APBN), guna penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi infrastruktur dan pemulihan sosial pasca bencana di berbagai wilayah.

BANJIR BESAR
Di penghujung 2025, Kalimantan Selatan kembali dilanda bencana banjir besar yang hampir serupa dengan banjir besar 2021. Bencana ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi secara terus-menerus, diperparah dengan angin kencang serta fenomena rob di wilayah pesisir akibat pasang laut. Kondisi tersebut menyebabkan air sungai meluap dan merendam pemukiman warga dalam waktu yang cukup lama.

Bencana banjir ini juga terjadi hampir bersamaan dengan banjir besar di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang menimbulkan dampak luar biasa. Di Kalimantan Selatan, banjir bahkan tidak kunjung surut selama satu bulan lebih di beberapa wilayah, sehingga menyebabkan lumpuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan semakn terpuruknya kondisi sosial warga terdampak yang sebagian merupakan warga miskin (mustahik).

Banjir kali ini ditandai dengan terjadinya banjir bandang di wilayah hulu Kabupaten Balangan, yang kemudian berdampak luas ke daerah hilir. Tercatat terdapat delapan kabupaten yang wilayahnya terdampak banjir, meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Banjar, dan Tanah Laut. Banyaknya jumlah warga yang menjadi korban dan luasnya dampak bencana, memerlukan bantuan, kepedulian dan penanganan kolaboratif semua pihak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Roni Eka Saputra, menyebutkan bahwa hingga beberapa waktu setelah kejadian, banjir masih merendam sebagian wilayah, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Banjar. “Tercatat sebanyak 32 ribu keluarga terdampak banjir atau sekitar 220 ribu jiwa, dan ribuan warga sempat mengungsi,” ungkap Roni. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

Sejumlah pihak menilai bencana banjir yang terus berulang di Kalimantan Selatan tidak semata-mata disebabkan oleh tingginya curah hujan. Faktor kerusakan dan menurunnya daya dukung lingkungan turut berkontribusi dalam peristiwa bencana. Deforestasi, alih fungsi lahan, serta pendangkalan sungai akibat sedimentasi menjadi faktor utama yang memperparah risiko banjir.

BAZNAS TANGGAP BENCANA
Dalam setiap peristiwa bencana, keterlibatan berbagai elemen menjadi sangat penting. Selain BPBD, instansi pemerintah, TNI-Polri, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), kehadiran Baznas Tanggap Bencana (BTB) juga menjadi bagian penting dalam penanganan bencana di lapangan secara kolaboratif.

Baznas Tanggap Bencana merupakan unit khusus di bawah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang fokus pada penanganan darurat dan pemulihan pascabencana dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Layaknya tenaga kebencanaan profesional, anggota Baznas Tanggap Bencana telah mendapatkan pelatihan kebencanaan dan dibekali kemampuan serta peralatan yang memadai untuk melakukan respons cepat (rapid response) saat terjadi bencana.

Di setiap kabupaten dan kota, Baznas memiliki sekitar lima personel Baznas Tanggap Bencana yang siap diterjunkan kapan saja. Mereka terlibat dalam berbagai tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pra bencana melalui kegiatan edukasi dan mitigasi kepada masyarakat di daerah rawan bencana. Saat tanggap darurat Baznas Tanggap Bencana ikut membantu evakuasi warga, termasuk kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Hingga pascabencana Baznas Tanggap Bencana ambil bagian membantu pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Selatan, Irhamsyah Safari, menjelaskan bahwa Baznas memiliki komitmen kuat dalam penanggulangan bencana. “Baznas memiliki tim atau unit yang disebut Baznas Tanggap Bencana di tiap daerah. Mereka telah dilatih sebagai tenaga kebencanaan secara berkala dengan melibatkan BPBD, dan dibekali peralatan penanganan bencana seperti tenda pengungsian, mobil lapangan hingga perahu karet, baik bantuan dari Baznas pusat maupun milik Baznas provinsi,” ujarnya.

Pada bencana banjir yang melanda delapan kabupaten di Kalimantan Selatan pada akhir Desember 2025 hingga Januari 2026, personel Baznas Tanggap Bencana turut berjibaku dalam upaya evakuasi warga serta penyaluran bantuan. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, air bersih, layanan medis, serta makanan siap saji. Sedikitnya ribuan warga terdampak banjir mendapatkan bantuan Baznas Tanggap Bencana.

“Tim kami membantu penanganan banjir di beberapa daerah. Bantuan disalurkan melalui posko bersama yang dibangun pemerintah, dan sebagian langsung ke lokasi banjir,” ujar Humas Baznas Provinsi Kalimantan Selatan, Adi,  di sela-sela rapat evaluasi penanganan dan penyaluran bantuan bencana beberapa waktu lalu.

UMKM BINAAN BAZNAS
Menariknya, sebagian bantuan logistik tersebut berasal dari UMKM binaan Baznas, seperti warung makanan dan minuman serta pedagang kebutuhan pokok. Pendekatan ini tidak hanya membantu korban bencana, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi para mustahik. Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan sarana ibadah berupa perlengkapan shalat, karpet dan Al-Qur’an kepada warga terdampak banjir.

Camat Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Ahmad Rabani, mengapresiasi keterlibatan Baznas dalam penanganan banjir. “Kami sangat bersyukur banyak pihak ikut terlibat membantu penanganan banjir ini, termasuk Baznas. Warga sangat terbantu dengan kehadiran dan bantuan yang diberikan,” ujarnya yang berharap bencana banjir tidak terulang karena berdampak sangat merugikan masyarakat.

Tercatat nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Tanggap Bencana untuk bencana banjir di Kalimantan Selatan mencapai lebih seratus juta rupiah. Selain itu, Baznas se-Kalimantan Selatan juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Sumatra hasil penggalangan dana masyarakat yang mencapai Rp1,49 miliar, yang disalurkan melalui Baznas pusat untuk mendukung proses pemulihan (recovery) pascabencana.

POTENSI ZAKAT KALSEL
Provinsi Kalimantan Selatan memiliki potensi zakat yang sangat besar. Dengan jumlah penduduk muslim mencapai lebih dari 95%, didukung oleh kondisi ekonomi yang relatif baik serta keberadaan industri di sektor pertambangan dan perkebunan, potensi penggalangan dana zakat, infak, sedekah, CSR, dan dana sosial keagamaan diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah per tahun.

“Potensi penerimaan zakat dan penggalangan dana lainnya sangat tinggi. Namun sejauh ini belum sepenuhnya maksimal karena tidak adanya paksaan, serta masih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat melalui lembaga lain atau secara mandiri,” ungkap Irhamsyah.

Dikatakannya, zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui redistribusi kekayaan. Baznas Kalimantan Selatan mengelola dana zakat tidak hanya untuk bantuan konsumtif, tetapi juga zakat produktif ber...

Read Entire Article