Kepunahan Siput Darat di Kepulauan Capai Angka Menghancurkan

1 week ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kepunahan Siput Darat di Kepulauan Capai Angka Menghancurkan Ilustrasi(freepik)

JIKA Anda mencari indikator nyata tentang seberapa parah kerusakan biodiversitas di wilayah kepulauan, tengoklah nasib siput darat. Sebuah tinjauan besar yang dipimpin Robert Cowie dari University of Hawai‘i at Manoa mengungkapkan skala kehilangan spesies ini tidak hanya mengkhawatirkan, tetapi sudah berada pada level "menghancurkan".

Di banyak pulau vulkanik tinggi, tingkat kepunahan siput darat mencapai angka 30%-80%. Angka ini menjadikan mereka salah satu kelompok hewan yang paling terdampak di bumi. Kepulauan Hawaii dan wilayah Pasifik lainnya menjadi sorotan utama karena tidak ada wilayah lain di dunia yang kehilangan begitu banyak spesies siput darat.

Saksi Bisu di Balik 'Bank Cangkang'

Berbeda dengan banyak invertebrata kecil yang menghilang tanpa jejak, siput darat meninggalkan bukti keberadaan mereka melalui cangkang yang bisa bertahan selama puluhan tahun hingga berabad-abad di dalam tanah. Para peneliti menyebutnya sebagai "bank cangkang". Sebuah kapsul waktu yang mencatat keberadaan spesies yang mungkin punah bahkan sebelum ilmuwan modern sempat mendokumentasikannya.

Namun, hilangnya makhluk-makhluk ini sering kali luput dari perhatian global karena status konservasi yang sudah kedaluwarsa dan kurangnya perhatian pada hewan invertebrata.

Ulah Manusia dan Serangan Spesies Invasif

Faktor utama yang mendorong kepunahan ini adalah aktivitas manusia. Perusakan habitat melalui penggundulan hutan dan perubahan aliran air menjadi pukulan awal. Namun, "pukulan KO" yang mematikan bagi populasi siput adalah masuknya spesies predator invasif.

Hawaii, yang dulunya merupakan rumah bagi setidaknya 750 spesies unik yang tidak ditemukan di tempat lain, kini hanya menyisakan sebagian kecil dari kekayaan tersebut.

"Hanya sekitar 10%-35% dari keragaman spektakuler ini, termasuk beberapa siput pohon Hawaii yang terkenal dan indah, yang masih bertahan hidup. Itu hanyalah sebagian kecil dari warisan alam asli Hawaii yang unik," ujar Robert Cowie.

Selain tikus, predator yang sengaja didatangkan manusia untuk mengendalikan hama justru menjadi bencana ekologis. Siput serigala merah (rosy wolf snail) dan cacing pipih New Guinea adalah dua pemburu yang bertanggung jawab atas hilangnya banyak spesies lokal.

Ancaman Perubahan Iklim dan Harapan yang Tersisa

Meskipun perubahan iklim belum tercatat sebagai pemicu utama kepunahan siput saat ini, para ilmuwan memprediksi hal itu akan menjadi ancaman besar di masa depan. Spesies yang hidup di habitat pegunungan yang sejuk tidak memiliki tempat untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi saat suhu bumi terus meningkat.

Meski angka-angka ini suram, upaya konservasi belum berhenti. Program pengembangbiakan di penangkaran di Hawaii, Jepang, hingga Bermuda menjadi benteng terakhir untuk mencegah garis keturunan kuno ini lenyap sepenuhnya. Fokus utama saat ini adalah melindungi apa yang tersisa sembari berusaha mengendalikan predator invasif di alam liar.

Tinjauan ilmiah ini telah diterbitkan dalam jurnal Philosophical Transactions of the Royal Society B. (Earth/Z-2)

Read Entire Article