Rini Soemarno.(dok.MI)
RINI Mariani Soemarno merupakan tokoh senior di dunia pemerintahan dan bisnis Indonesia. Mengintip kekayaan Rini Soemarno, mantan Menteri BUMN periode 2014-2019. Harta Rini Soemarno tercatat sebesar Rp128,9 miliar.
Itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2019. Rini memiliki harta berupa tanah, surat berharga hingga kendaraan. Untuk tanah, total nilainya mencapai Rp39 miliar.
Tanah dan bangunan Rini berada di Kota Bogor hingga Jakarta Timur. Seluruh bidang tanah tersebut merupakan hasil sendiri.
Tak hanya itu, Rini memiliki beragam kendaraan dengan nilai Rp1,9 miliar. Di antaranya Mobil Ford Everest, Nissan dan Nissan Terra. Ini juga merupakan hasil sendiri.
Selain itu, Rini Soemarno memiliki harta bergerak lainnya dengan nilai Rp14 miliar. Kemudia surat berharga Rp6,8 miliar dan kas setara kas Rp70 miliar
Rini Soemarno juga memiliki utang hingga Rp3,5 miliar. Selain pernah menjabat sebagai Menteri BUMN, Rini pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan dan jadi Ketua Tim Transisi Jokowi-JK.
Profil
Ia lahir di Marylebone, London, Inggris, pada 9 Juni 1958. Rini dikenal luas saat menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, periode 2014–2019.
Sebelum masuk kabinet, Rini memiliki rekam jejak panjang di sektor korporasi dan investasi. Ia pernah menjabat sebagai Managing Director PT Rini Soemarno & Associates, serta menduduki posisi strategis di sejumlah perusahaan nasional dan multinasional. Latar belakang pendidikannya berasal dari Wellesley College, Amerika Serikat, dengan fokus studi di bidang ekonomi.
Sebagai Menteri BUMN, Rini berperan dalam pengelolaan dan restrukturisasi berbagai perusahaan pelat merah, termasuk di sektor energi. Pada masa jabatannya, pemerintah mendorong kerja sama bisnis dan efisiensi di BUMN strategis, termasuk yang bergerak di bidang migas dan gas bumi.
Rini Soemarno kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan korupsi">Korupsi (kpk">KPK) memanggilnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas. Rini diperiksa pada Kamis (6/2) di Gedung KPK Merah Putih, bersama tiga saksi lain. KPK menyatakan pemeriksaan tersebut masih berkaitan dengan pendalaman perkara yang menjerat sejumlah tersangka dari perusahaan pelat merah dan swasta.
Hingga kini, status Rini Soemarno dalam perkara tersebut adalah sebagai saksi, dan KPK menegaskan proses pemeriksaan masih terus berlangsung. "Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Jumat (6/2).
Tiga saksi lain yaitu Dosen IT Tutuka Ariadji (TA), dan dua saksi berinisial SHB serta WM. Budi menyebut Rini memenuhi panggilan dan tengah diperiksa.
"Saat ini pemeriksaan masih berlangsung," ucap Budi.
Sebelumnya, KPK menahan Komisaris Utama PT Inti Alasindo Energi (IAE) Arso Sadewo Tjokro Soebroto (AS), pada 21 Oktober 2025. Arso merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait perjanjian jual beli gas di perusahaan pelat merah.
“Penahanan (dilakukan) untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 21 Oktober 2025 sampai dengan 9 November 2025,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Oktober 2025.
Asep mengatakan, Arso akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang KPK. Penyidik akan memperpanjang masa penahanannya jika diperlukan, nanti.
Total, ada empat tersangka dalam kasus ini. Tiga lainnya yakni eks Komisaris IAE Iswan Ibrahim (ISW), Direktur Komersial perusahaan pelat merah Danny Praditya (DP), dan eks pejabat perusahaan pelat merah Hendi Priyo Santoso (HPS). (Can/P-3)

7 hours ago
1




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439875/original/004558000_1765404713-000_87QT9HP.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332528/original/097261700_1756516083-AP25241696205448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439908/original/087972500_1765413238-WhatsApp_Image_2025-12-10_at_13.00.15.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5441285/original/023726500_1765471105-Jek.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402821/original/094181800_1762303903-AP25308793285662.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391457/original/092387100_1761323170-slot.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4253782/original/008523100_1670476796-Jepretan_Layar_2022-12-08_pukul_12.17.44.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357811/original/060138400_1758546191-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_19.14.32__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357812/original/010788900_1758546192-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_19.14.32.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438506/original/048236400_1765308949-Lennart_Karl_gol_bayern_munchen_sporting_ap_matthias_schrader.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439953/original/025316300_1765417200-rsud_langsa.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438540/original/032196000_1765326032-Insta360_Antigravity_A1_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357521/original/004251000_1758532021-IMG_3168-01.jpeg)