Harta Kekayaan Rini Soemarno Capai Rp128,9 Miliar, Eks Menteri BUMN yang Diperiksa KPK

7 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Harta Kekayaan Rini Soemarno Capai Rp128,9 Miliar, Eks Menteri BUMN yang Diperiksa KPK Rini Soemarno.(dok.MI)

RINI Mariani Soemarno merupakan tokoh senior di dunia pemerintahan dan bisnis Indonesia. Mengintip kekayaan Rini Soemarno, mantan Menteri BUMN periode 2014-2019. Harta Rini Soemarno tercatat sebesar Rp128,9 miliar.

Itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2019. Rini memiliki harta berupa tanah, surat berharga hingga kendaraan. Untuk tanah, total nilainya mencapai Rp39 miliar.

Tanah dan bangunan Rini berada di Kota Bogor hingga Jakarta Timur. Seluruh bidang tanah tersebut merupakan hasil sendiri.

Tak hanya itu, Rini memiliki beragam kendaraan dengan nilai Rp1,9 miliar. Di antaranya Mobil Ford Everest, Nissan dan Nissan Terra. Ini juga merupakan hasil sendiri.

Selain itu, Rini Soemarno memiliki harta bergerak lainnya dengan nilai Rp14 miliar. Kemudia surat berharga Rp6,8 miliar dan kas setara kas Rp70 miliar

Rini Soemarno juga memiliki utang hingga Rp3,5 miliar. Selain pernah menjabat sebagai Menteri BUMN, Rini pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan dan jadi Ketua Tim Transisi Jokowi-JK.

Profil

Ia lahir di Marylebone, London, Inggris, pada 9 Juni 1958. Rini dikenal luas saat menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, periode 2014–2019.

Sebelum masuk kabinet, Rini memiliki rekam jejak panjang di sektor korporasi dan investasi. Ia pernah menjabat sebagai Managing Director PT Rini Soemarno & Associates, serta menduduki posisi strategis di sejumlah perusahaan nasional dan multinasional. Latar belakang pendidikannya berasal dari Wellesley College, Amerika Serikat, dengan fokus studi di bidang ekonomi.

Sebagai Menteri BUMN, Rini berperan dalam pengelolaan dan restrukturisasi berbagai perusahaan pelat merah, termasuk di sektor energi. Pada masa jabatannya, pemerintah mendorong kerja sama bisnis dan efisiensi di BUMN strategis, termasuk yang bergerak di bidang migas dan gas bumi.

Rini Soemarno kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan korupsi">Korupsi (kpk">KPK) memanggilnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas. Rini diperiksa pada Kamis (6/2) di Gedung KPK Merah Putih, bersama tiga saksi lain. KPK menyatakan pemeriksaan tersebut masih berkaitan dengan pendalaman perkara yang menjerat sejumlah tersangka dari perusahaan pelat merah dan swasta.

Hingga kini, status Rini Soemarno dalam perkara tersebut adalah sebagai saksi, dan KPK menegaskan proses pemeriksaan masih terus berlangsung. "Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Jumat (6/2).

Tiga saksi lain yaitu Dosen IT Tutuka Ariadji (TA), dan dua saksi berinisial SHB serta WM. Budi menyebut Rini memenuhi panggilan dan tengah diperiksa.

"Saat ini pemeriksaan masih berlangsung," ucap Budi.

Sebelumnya, KPK menahan Komisaris Utama PT Inti Alasindo Energi (IAE) Arso Sadewo Tjokro Soebroto (AS), pada 21 Oktober 2025. Arso merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait perjanjian jual beli gas di perusahaan pelat merah.

“Penahanan (dilakukan) untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 21 Oktober 2025 sampai dengan 9 November 2025,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Asep mengatakan, Arso akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang KPK. Penyidik akan memperpanjang masa penahanannya jika diperlukan, nanti.

Total, ada empat tersangka dalam kasus ini. Tiga lainnya yakni eks Komisaris IAE Iswan Ibrahim (ISW), Direktur Komersial perusahaan pelat merah Danny Praditya (DP), dan eks pejabat perusahaan pelat merah Hendi Priyo Santoso (HPS). (Can/P-3)

Read Entire Article