Gawai di Sekolah: Mendukung Pembelajaran atau Sumber Distraksi?

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Dok: Ai

Penggunaan gawai di lingkungan sekolah kembali menjadi perbincangan hangat. Di satu sisi, perangkat seperti ponsel pintar dan tablet dianggap mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih modern dan fleksibel. Namun di sisi lain, kehadirannya dinilai berpotensi mengganggu fokus siswa dan menimbulkan masalah baru di dunia pendidikan.

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, sekolah-sekolah di Indonesia tak bisa sepenuhnya menghindari gawai. Aplikasi pembelajaran, buku digital, hingga akses informasi yang luas menjadi alasan utama mengapa gawai mulai dilibatkan dalam aktivitas belajar mengajar.

“Anak-anak sekarang adalah generasi digital. Menutup akses gawai sepenuhnya justru membuat sekolah tertinggal,” Agung salah satu guru SDN CIBADAK BOGOR.

Menurutnya, gawai dapat menjadi alat bantu belajar yang efektif jika digunakan dengan pengawasan dan aturan yang jelas. Siswa bisa mengakses materi pembelajaran, menonton video edukatif, hingga mengerjakan tugas secara daring.

Ketika Gawai Menjadi Distraksi

Namun, tidak semua pihak sepakat. Beberapa orang tua dan pendidik menilai gawai lebih sering menjadi sumber distraksi dibandingkan manfaatnya. Media sosial, gim daring, dan konten hiburan kerap mengalihkan perhatian siswa dari pelajaran.

“Awalnya untuk mencari materi, tapi ujung-ujungnya main gim,” keluh seorang orang tua siswa sekolah dasar.

Data dari berbagai survei pendidikan menunjukkan bahwa penggunaan gawai tanpa kontrol dapat menurunkan konsentrasi belajar, memicu ketergantungan digital, bahkan memengaruhi interaksi sosial anak di lingkungan sekolah.

Di Tengah Pro dan Kontra, Di Mana Solusinya?

Sejumlah sekolah mencoba mengambil jalan tengah. Alih-alih melarang total, sekolah menerapkan kebijakan penggunaan gawai terbatas misalnya hanya digunakan saat pembelajaran tertentu dan disimpan kembali setelah selesai.

Dalam berbagai laporan kebijakan pendidikan digital, UNESCO menegaskan bahwa tantangan utama bukan ada-tidaknya teknologi, tetapi kesiapan guru, literasi digital siswa, dan pengawasan berkelanjutan.

“Gawai adalah alat. Baik atau buruknya sangat tergantung pada cara kita menggunakannya,” ujar Reza seorang dosen.

Penggunaan gawai di sekolah pada dasarnya bukanlah persoalan hitam dan putih. Di satu sisi, gawai memiliki potensi besar untuk mendukung pembelajaran melalui akses informasi yang luas, metode belajar yang lebih interaktif, serta penguatan literasi digital siswa. Di sisi lain, tanpa pengawasan dan aturan yang jelas, gawai dapat berubah menjadi sumber distraksi yang mengganggu konsentrasi, menurunkan kualitas belajar, dan memengaruhi perilaku sosial siswa.

Oleh karena itu, solusi yang paling relevan bukanlah pelarangan total maupun pembebasan penuh, melainkan pengelolaan yang bijak dan terarah. Sekolah, guru, dan orang tua perlu bekerja sama dalam menetapkan kebijakan penggunaan gawai yang proporsional, disertai dengan pendidikan literasi digital dan pembentukan karakter. Dengan pendekatan tersebut, gawai dapat dimaksimalkan sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan menjadi penghambat dalam proses pendidikan.

Read Entire Article