Frans Seda Award, Apresiasi Insan Muda Penggerak Pendidikan dan Kemanusiaan di Indonesia

1 month ago 25
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Frans Seda Award, Apresiasi Insan Muda Penggerak Pendidikan dan Kemanusiaan di Indonesia Frans Seda Award 2025(Dok Unika Atma Jaya)

YAYASAN Atma Jaya dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya bekerja sama dengan Frans Seda Foundation kembali menyelenggarakan Frans Seda Award 2025, sebuah penghargaan dua tahunan yang diberikan kepada insan muda Indonesia yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam bidang pendidikan dan kemanusiaan. 

Penghargaan ini merupakan wujud penghormatan terhadap semangat dan keteladanan Frans Seda (1926–2009)—negarawan, pendidik, dan pelayan gereja—yang sepanjang hidupnya menegaskan komitmen “mengabdi Tuhan dan Tanah Air.”

Memasuki kali ke-6 penyelenggaraannya, Frans Seda Award memasuki babak baru dengan semakin banyaknya inisiatif akar rumput yang lahir di tengah komunitas, memperlihatkan kreativitas, empati, dan daya juang generasi muda dalam menjawab persoalan sosial di seluruh Indonesia. Dari ratusan pendaftar yang masuk, Dewan Juri menetapkan enam kandidat terbaik dari dua kategori: Pendidikan dan Kemanusiaan.

Ketua Panitia Frans Seda Award 2025, Dr. Angela Oktavia Suryani, M.Si. menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya tentang apresiasi, tetapi juga tentang menghadirkan ruang perjumpaan bagi para penggerak sosial muda yang membawa perubahan nyata. “Frans Seda Award ingin mengenali, menguatkan, dan memperluas dampak para pelaku perubahan muda Indonesia. Semangat Frans Seda hidup melalui karya mereka,” ujarnya. 

Para finalis tahun ini berasal dari Nusa Tenggara Timur (Larantuka dan Sumba Barat), Danau Toba - Sumatera Utara,  Banjarmasin – Kalimantan Selatan dan Depok – Jawa Barat. Mereka adalah Empriani Maria Ina Magi (Sekolah Alam Dyatame), Ima Novita Siregar (Alusi Tao Toba) dan Magdalena Oa Eda Tukan (Lembaga Arsip dan Kajian Simpasio Instutite) untuk kategori pendidikan, serta Dissa Syakina Ahdanisa Deaf Café Finger Talk & Deaf Car Wash), Mariana Noda Ngara, S.IP. (Relawan SOPAN/Solidaritas Perempuan dan Anak) dan Muhammad Aripin (Rumah Kreatif dan Pintar) untuk ketagori kemanusiaan. 

Mereka menjalankan kerja nyata dalam isu pendidikan komunitas, pemberdayaan perempuan dan disabilitas, arsip budaya, literasi, hingga pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat. Mereka adalah contoh konkret kepedulian sosial yang diwujudkan melalui tindakan—selaras dengan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan harapan yang menjadi inti warisan Frans Seda.

Penganugerahan Frans Seda Award 2025

Setelah melalui seleksi yang ketat, Dewan Juri yang diketuai oleh Prof. Rosdiana Sijabat, S.E., M.Si. (Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya) dan beranggotakan Pandu Satria Jati Bonifasius, S.IP, M.Si (Yayasan Bhumiksara), Hasanuddin Ali (Nahdlatul Ulama), Haryo Damardono (Harian Kompas), Prof. Dr. Yustinus Budi Hermanto, M.M. dan  Prof. Dr. B.S. Kusbiantoro (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia/APTIK) memutuskan penerima Frans Sedda Award 2025 adalah: Empiriani Maria Ina Magi, untuk kategori Pendidikan dan Dissa Syakina Ahdanisa, untuk kategori Kemanusiaan. Selain itu Dewan Juri juga memilih pemenang favorit yaitu Muhammad Aripin.

Penghargaan resmi diberikan pada 5 Desember 2025 di Kampus Semanggi, sebagai bagian dari rangkaian penutup Lustrum XIII Unika Atma Jaya. Dalam sambutannya di acara penganugerahan ini, Rektor Unika Atma Jaya, 

Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S. (K) mengatakan “Melalui Frans Seda Award, Atma Jaya tidak hanya mendidik, tetapi menghidupkan nilai kemanusiaan. Kami bangga mendukung para penggerak muda yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.” 

Penganugerahan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat luas untuk mengenal karya-karya inspiratif generasi muda serta mendorong lebih banyak inisiatif yang mempromosikan pendidikan berkualitas dan keberpihakan pada kelompok rentan. (H-

Read Entire Article