DPR Desak Reforma Agraria Jadi Kunci Kedaulatan Pangan

1 month ago 23
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
DPR Desak Reforma Agraria Jadi Kunci Kedaulatan Pangan Ilustrasi: petani menanam bibit(MI/Kristiadi)

ANGGOTA Komisi II DPR RI, Azis Subekti, mendesak pemerintah untuk mengubah paradigma kebijakan pangan nasional dengan menempatkan petani sebagai subjek utama, bukan sekadar penerima program. Menurut Azis, cita-cita kedaulatan pangan akan terus menjadi slogan jika tidak didukung oleh implementasi reforma agraria yang berkeadilan.

Azis, yang juga Anggota Pansus Agraria DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, menekankan bahwa menjadi subjek berarti petani harus memiliki hak yang jelas atas tanahnya, kepastian tenurial, dan posisi tawar yang kuat di pasar.

"Petani harus ditempatkan sebagai subjek utama. Subjek berarti punya hak yang jelas atas tanahnya, punya ruang menentukan pilihan usaha taninya, punya posisi tawar di pasar, dan benar-benar menikmati nilai tambah dari kerja kerasnya," ujar Azis melalui keterangannya, Sabtu (13/12).

Azis menyoroti data produksi padi di Jawa Tengah yang strategis sebagai penopang pangan nasional. Meskipun produktivitas cenderung meningkat, ancaman terhadap luas lahan panen tetap menjadi masalah serius. Ia mencontohkan data BPS di Jawa Tengah, luas panen pada 2024 sempat turun menjadi 1,55 juta hektare dari 1,64 juta hektare pada 2023, meski tahun 2025 diproyeksikan naik kembali.

"Pesannya jelas, produktivitas saja tidak cukup bila lahan makin terdesak, ongkos produksi membengkak, dan petani tidak punya kepastian usaha," katanya.

Ia mengingatkan, program pangan skala besar, termasuk Food Estate, semestinya berjalan beriringan dengan reforma agraria. Tanpa pembenahan struktur penguasaan tanah, proyek pangan berisiko memperlebar konflik agraria, menyingkirkan petani kecil, dan menambah tekanan ekologis.

Azis menekankan bahwa agenda ketahanan pangan tidak boleh terpisah dari agenda lingkungan dan mitigasi bencana, terutama di wilayah pegunungan yang rawan longsor seperti Wonosobo, Magelang, dan Purworejo. Selain itu, Azis mendorong kebijakan pangan yang tidak hanya fokus pada padi (padi-sentris), melainkan juga memperkuat potensi hortikultura sebagai strategi menjaga pendapatan petani.

Ia mendesak pemerintah untuk mengambil empat langkah konkret agar kebijakan pangan lebih membumi. Pertama, reforma agraria harus benar-benar menyentuh petani kecil, yaitu melalui kepastian hak atas tanah, pencegahan alih fungsi lahan produktif, dan penataan kemitraan agar tidak timpang.

Kedua, program pangan berskala besar harus menempatkan petani lokal sebagai pelaku utama. Bukan sekadar buruh, tetapi pemilik manfaat, dengan skema pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar yang jelas. Ketiga, infrastruktur dasar pertanian harus diperkuat, mulai dari irigasi, embung, jalan tani, gudang, pengering, sampai alat pascapanen, terutama di wilayah yang medannya berat dan rawan bencana.

"Keempat, perlindungan lingkungan harus jadi satu paket dengan agenda pangan. Konservasi lereng, perbaikan tata air, dan pengendalian risiko longsor wajib masuk perencanaan program. Termasuk untuk daerah-daerah di Wonosobo yang irigasinya sudah kering, revitalisasi perlu diprioritaskan."

"Bila petani ditempatkan sebagai subjek, kebijakan pangan akan lebih inklusif, lebih kuat, dan lebih tahan guncangan," pungkasnya.(M-2)
 

Read Entire Article