DBS Proyeksikan Dolar AS Alami Pelemahan

2 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
DBS Proyeksikan Dolar AS Alami Pelemahan Indonesia Head of Research DBS Group William Simadiputra(MI/Naufal Zuhdi)

INDONESIA Head of Research DBS Group, William Simadiputra, menilai indeks dolar AS (U.S. Dollar Index/DXY) masih bergerak dalam gejolak (volatile). Tetapi, secara fundamental arah pergerakannya lebih condong melemah ketimbang menguat dalam jangka menengah.

William mengatakan, dari sisi pandangan DBS, USD kemungkinan besar akan melemah namun tetap dalam rentang stabil tanpa potensi penguatan signifikan dalam waktu dekat. Hal ini didukung oleh kondisi utang Amerika Serikat yang masih berada pada level tinggi dan belum menunjukkan tanda stabilisasi. Kondisi tersebut dinilai salah satu faktor yang membatasi ruang penguatan dolar saat ini.

“Kalau kita lihat, memang saat ini posisi utang AS masih tinggi dan belum ada stabilisasi berarti. Ini jadi salah satu alasan kenapa kami melihat USD belum punya potensi penguatan yang kuat,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (4/2).

William juga menyinggung potensi perubahan arah kebijakan AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump yang baru, khususnya terkait sikap The Fed. William menilai, meskipun beberapa figur baru di Federal Reserve memiliki historis hawkish, perubahan kepemimpinan politik bisa membawa dinamika berbeda terhadap kebijakan moneter AS.

“Walaupun figur baru di Fed punya histori hawkish, arah kebijakan di bawah kepemimpinan baru ini bisa memberikan uncertainty atau ketidakpastian tersendiri. Ini jadi salah satu faktor yang membuat dolar masih memiliki kelemahan namun belum kuat untuk kembali menguat,” katanya.

Pandangan ini, tambahnya, juga tercermin dalam proyeksi para analis global yang memperkirakan tekanan terhadap dolar masih akan berlanjut pada 2026, dengan potensi penurunan indeks dolar lebih lanjut jika The Fed melonggarkan kebijakan lebih jauh. Prospek ini memakan waktu seiring data ekonomi dan kebijakan suku bunga AS semakin jelas.  

William melanjutkan bahwa volatilitas dan ketidakpastian dalam kebijakan AS, termasuk dinamika suku bunga dan kondisi fiskal negara tersebut, turut mempengaruhi sikap investor global terhadap dolar. Meskipun demikian, posisi dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia masih menjadi penopang bagi stabilitas jangka panjang. (E-4)

Read Entire Article