Cerita Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR: Tidur Sama Jenazah di Lereng Tebing

2 weeks ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Tim SAR gabungan memeriksa serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026). Foto: Muchtamir/ANTARA FOTO

Rusmandi, salah satu tim rescue Basarnas Makassar menceritakan saat mengevakuasi korban pertama pesawat ATR 42-500, yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Ia mengatakan, harus tidur bersama jenazah di lereng tebing.

Korban pertama ditemukan oleh tim SAR pada Minggu (18/1) kemarin, sekitar pukul 13.43 WITA, di jurang kedalaman 200 meter dari puncak. Korban berjenis kelamin laki-laki.

Malam ini, Selasa (20/1), korban pertama telah berhasil dievakuasi dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Makassar, dengan menggunakan mobil ambulans.

"Korban pertama ditemukan tersangkut pohon, dekat jurang," kata Rusmandi.

Ia mengatakan, saat itu korban langsung dimasukkan ke kantong jenazah. Proses ini berlangsung lama. Sekitar 1 jam. Lantaran, posisi korban berada di kemiringan kurang lebih 30 derajat, tepat di bibir tebing.

Tim SAR Gabungan membawa kantong berisi serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026). Foto: Muchtamir/ANTARA FOTO

Setelah itu, tim mencoba mengangkat korban ke arah atas sejauh sekitar 60 meter. Tetapi, langkah Rusmadi dan timnya harus terhenti. Karena, evakuasi ke atas tidak bisa dilakukan karena kurang alat dan cuaca buruk.

"Kita sempat berhenti dan diskusi. Kemudian kami memutuskan mengubah arah evakuasi ke bawah menuju kampung terdekat karena medan dinilai lebih memungkinkan," jelas dia.

Namun, setelah berjalan selama tiga jam dan kondisi hujan kian lebat, sehingga diputuskan untuk istrahat. Apalagi, sudah malam. Jarak pandangan terganggu membuat pergerakan tim terbatas.

Di situ juga, tim pun memutuskan bermalam. Meski, posisi berada di lereng tebing dengan kontur tanah berbatu yang labil dan berisiko longsor akibat hujan yang tidak berhenti.

“Kami turun dari titik dekat punggungan awal pesawat jatuh. Setelah menemukan korban, kondisi medan dan cuaca benar-benar tidak bersahabat. Hujan deras, kabut tebal, dan dingin membuat kami harus bertahan di lereng tebing semalaman sambil menjaga jenazah. Jadi, kami tidur bersama jenazah,” bebernya.

Keesokan harinya, Senin (19/1), Rusmandi mengaku betul-betul dalam kondisi kelelahan bersama timnya. Sehingga, harus melakukan pergantian. Timnya diganti oleh tim lain untuk melanjutkan evakuasi korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, mengatakan, tim pertama melakukan estafet penyerahan jenazah kepada tim lanjutan karena kondisi fisik dan keselamatan personel sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan evakuasi.

“Keselamatan tim tetap menjadi prioritas, sehingga proses evakuasi dilanjutkan oleh tim berikutnya,” kata Arif terpisah.

Arif mengatakan, tim kedua melanjutkan estafet jenazah. Evakuasi lanjutan itu juga tidak mudah. Tim kembali harus melewati medan yang curam hingga cuaca ekstrem dalam menuruni gunung. Dan bahkan, tim harus kembali bermalam dengan jenazah.

"Kemarin itu, tim harus berjalan selama 20 jam lamanya dan harus bermalam. Perjalanan, baru tadi pagi dilanjutkan," ucap dia.

Selasa (20/1) pagi tadi, tim kedua ini kembali melanjutkan evakuasi. Mereka menuju...

Read Entire Article