5 Fakta Capung, Serangga Terbang Tercepat di Dunia

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
5 Fakta Capung, Serangga Terbang Tercepat di Dunia Berikut Fakta Capung(freepik)

CAPUNG merupakan serangga dari ordo Odonata yang dikenal sebagai salah satu serangga terbang tercepat di dunia. Beberapa spesies capung mampu terbang dengan kecepatan hingga 35 mil per jam atau sekitar 56–58 km/jam dalam semburan singkat. Salah satu spesies yang tercatat memiliki kemampuan ini adalah Southern Giant Darner (Austrophlebia costalis) yang berasal dari Australia.

Hasil eksperimen modern menunjukkan bahwa kecepatan udara maksimum yang dapat dipertahankan oleh sebagian besar serangga berada di kisaran 39 km/jam. Namun, capung tertentu mampu melampaui batas tersebut dalam waktu singkat.

Menurut Guinness World Records, pada tahun 1917 pernah dicatat kecepatan 98,6 km/jam pada capung Southern Giant Darner. Akan tetapi, angka ini merupakan kecepatan relatif terhadap tanah, bukan kecepatan udara sebenarnya. Kecepatan udara maksimum yang dapat diverifikasi secara ilmiah tetap berada di kisaran 58 km/jam.

Berikut 5 Fakta Capung yang Jarang Diketahui

Banyak fakta-fakta yang jarang diketahuin orang mengenai Capung, diantaranya sebagai berikut.

1. Serangga Purba yang Bertahan Ratusan Juta Tahun

Capung termasuk serangga purba. Fosil menunjukkan bahwa nenek moyangnya telah hidup dan terbang di Bumi lebih dari 300 juta tahun lalu, jauh sebelum kemunculan dinosaurus. Capung modern memiliki rentang sayap hingga sekitar lima inci, tetapi salah satu kerabat awal capung dalam catatan fosil, yang dikenal sebagai Meganeuropsis permiana, ditemukan memiliki rentang sayap lebih dari dua kaki.

Beberapa ilmuwan berteori bahwa tingginya kadar oksigen di atmosfer pada era Paleozoikum memungkinkan nenek moyang capung tersebut tumbuh hingga ukuran raksasa.

2. Kemampuan Terbang yang Luar Biasa

Keunggulan capung dalam terbang didukung oleh empat sayap yang dapat bergerak secara independen. Kemampuan ini memungkinkan capung melayang di udara, terbang mundur, bergerak ke samping, serta melakukan manuver cepat.

Capung juga memiliki mata majemuk besar yang terdiri dari puluhan ribu lensa, sehingga mampu mendeteksi dan melacak mangsa dengan akurat saat terbang.

3. Mampu Memprediksi Posisi Mangsa

Sebagai predator udara, capung berburu dengan cara memprediksi posisi mangsa sebelum melakukan intersepsi. Strategi ini membuat capung sangat efektif dalam menangkap serangga terbang lain seperti nyamuk dan lalat, serta menjadikannya predator yang efisien dalam ekosistem.

4. Menghabiskan Sebagian Besar Hidup di Air

Sebelum tumbuh menjadi serangga terbang, sebagian besar hidup capung dihabiskan di air. Pada tahap larva, capung hidup secara akuatik dan bersifat predator. Larva capung memakan berudu, ikan kecil, larva serangga lain, termasuk larva nyamuk, bahkan sesama capung. Fase ini umumnya berlangsung satu hingga tiga tahun, meskipun pada beberapa spesies dapat lebih singkat atau mencapai lima tahun.

Pada akhir tahap larva, capung akan merayap keluar dari air. Rangka luarnya (eksoskeleton) pecah dan melepaskan tubuhnya yang sebelumnya terlipat. Keempat sayap keluar, dan tubuh capung mengering serta mengeras dalam beberapa jam sebelum siap terbang.

5. Masa Hidup Dewasa yang Singkat

Setelah mencapai fase dewasa, capung memiliki masa hidup yang relatif singkat. Umumnya capung dewasa hidup selama satu hingga tiga minggu, meskipun beberapa individu dapat bertahan hidup lebih dari dua bulan.

6. Peran Capung dalam Mengendalikan Nyamuk

Capung berperan penting sebagai pengendali alami populasi nyamuk. Seekor capung dewasa dapat memakan sekitar 30 hingga lebih dari 100 nyamuk per hari, meskipun menurut National Park Service jumlah sebenarnya cenderung berada di kisaran bawah.

Bahkan pada tahap larva, capung tetap memangsa nyamuk secara aktif, dengan satu nimfa mampu memakan sekitar 40 larva nyamuk per hari. Karena peran ini, capung sering dijuluki “mosquito hawk.”

Sumber: Sciencenewstoday.org, Guinness World Records, Smithsonian Magazine

Read Entire Article